Jumat, 12 Desember 2008

Benarkah Reseller Tidak Bisa Kaya?


Saat iseng-iseng browsing artikel tentang bisnis online, saya menemukan sebuah kalimat menarik. Kalimatnya sebenarnya simpel tapi begitu bermakna karena ditulis oleh seorang yang saya ketahui telah sukses dalam internet marketing (maaf saya tidak bisa sebutkan namanya). Sejenak mata saya terpaku pada kalimat argumen itu. Otak saya refleks bekerja menelaah, kira-kira benarkah argumen itu. Lama saya berfikir sambil tetap memandang layar monitor yang memampang kalimat itu.

Anda ingin tahu isi kalimatnya? baik, kalimat itu tertulis ”Yakinlah, Anda tidak akan bisa kaya dengan menjadi reseller!”. Begitulah redaksi kalimat itu ia buat. Sayang, kalimat-kalimat berikutnya tidak ada satupun yang menjelaskan kenapa menjadi reseller tidak bisa membuat seseorang menjadi kaya.

Kawan, sebagai orang yang sedang menjalani profesi sebagai internet marketer dengan spesialisasi program reseller, jelas saya sangat tertohok oleh statemen beliau. Dan mungkin juga Anda yang sedang menekuni bisnis reseller. Statemen tersebut seolah-olah menjadi vonis mati, disaat-saat saya sedang berjuang membangun kerajaan bisnis internet.

Karena ditulis oleh seorang ahli internet marketing, statemen tersebut rasanya begitu dasyat sebagaimana dasyatnya statemen paling populer selama ini, yaitu ”Kalau ingin kaya, jangan jadi karyawan!”. Nah, sekarang Anda tahu sendiri kan, Safir Senduk dengan bukunya yang berjudul ”Siapa Bilang Jadi Karyawan Nggak Bisa Kaya?” telah membuka mata dan pikiran banyak orang bahwa statemen tersebut tidaklah benar. Sebagaimana Safir Senduk, saya tentu memiliki argumen pribadi untuk mematahkan statemen beliau. Walaupun secara kelas, saya jelas belum selevel dengan beliau.

Bagi saya, bisnis reseller tetaplah menjanjikan uang yang berlimpah. Untuk menjadi kaya itu relatif karena tergantung siapa yang menilai, tapi untuk menghasilkan banyak uang sangatlah mungkin. Bagaimana caranya? Setidaknya ada dua cara yang dapat digunakan oleh seorang reseller agar menghasilkan banyak uang mengalir ke rekeningnya.

Pertama: Kita hanya menjadi reseller satu produk, misalnya SMUO . Lalu kita promosikan sebanyak mungkin (ingat, bisnis apa pun kuncinya tetap promosi) dan konsisten. Semakin gencar kita promosi semakin besar peluang orang membeli produk kita. Ujung-ujungnya uang akan mengalir deras ke rekening kita.

Kedua: Kita menjadi reseller banyak produk. Artinya produk yang kita jual berbagai jenis. Lalu kita promosikan produk-produk kita. Teknik promosi mungkin tidak segencar cara pertama karena sumber uang tidak hanya dari satu produk. Yang penting tetap konsisten berpromosi. Hasilnya akan sama dengan cara pertama, yaitu uang akan berlomba-lomba mencari kapling di rekening kita.

Jadi, tidak ada alasan untuk mundur dari bisnis reseller. Jika Anda membandingkan Anda sebagai Reseller SMUO dengan Joko Susilo selaku pemilik SMUO, jelas jumlah rekening Anda kalah angka dibandingkan beliau. Karena Anda jualan sendiri sedangkan Joko Susilo memiliki ribuan pemasar (reseller). Nah, PR bagi Anda adalah: Kenapa pemilik Carrefour bisa sama kayanya dengan pemilik pabrik setrika Maspion?

Selamat mengerjakan PR hehehe...
Bagi Anda yang ingin membangun kerajaan bisnis reseller, silakan KLIK DI SINI.

20 komentar:

  1. Pak guru.. bagus artikelnya.. kalau menurut saya ini ada kaitannya dengan artikel terbaru pak Joko "5-pelajaran-berharga-dari-blogging-yang-wajib-anda-ketahui " Kita harus kerja keras dan bangun image melaui link2 yang banyak, butuh waktu memang. Sering dengar kan top affiliasi, nah itu dia bisa kaya...

    BalasHapus
  2. 86 pak guru, ga ada yg ga mungkin menurut saya kaya itu relatif, di mana ada kemauan pasti di situ juga akan terbentang jalan, reseller bisa mendulang uang walau produk yg di jual pny orang, terimakasih pak guruku

    BalasHapus
  3. Mas kalo mau jadi master affiliate itu :
    1. Fokus di 1 produk dulu.
    2. Kalo udah banyak penjualan, tingkatkan pengetahuan dengan membeli produk lain
    3. Nah, produk lain itu skalian yg ada resellernya. Jadi kita tambah ilmu, ya tambah senjata, dan ujung2nya tambah uang

    Itu cara saya bisa punya banyak produk kaya :
    www.3Langkah.co.cc
    www.BlogBisnisInternet.co.cc
    www.Produk-Online.co.cc
    www.CoverOnline.co.cc
    www.PenulisBestSeller.co.cc
    www.MasterWordpress.co.cc

    Dan sekarang kesemuanya bergantian memberikan saya income...
    Semoga sharing yg sedikit ini bermanfaat.

    Salam Sukses...

    http://ariefmaulana.com/pengembangan-diri/pentingnya-pengembangan-diri

    BalasHapus
  4. Terimakasih atas sarannya mas, saya akan berusaha sebaik mungkin, karena sekarang kendala utama saya adalah atur waktu, deadline di kerjaan ofline saya lagi padet banget, mulai besok saya harus masuk malam karena harus remodeling lay out store.
    Mas Arief saya minta jangan bosen kritik saya ya.
    Terimakasih, sukses selalu untuk anda mas.

    BalasHapus
  5. @ Zamahsari
    Apa yang anda tuliskan itulah yang sedang saya usahakan. Terinakasih kunjungannya, Mas.

    @ www.MuklisPurwanto.com
    Terimakasih juga Mas Muklis.

    @ Arief Maulana
    Anda memang luar biasa, Mas. Tidak pernah pelit untuk berbagi tips kesuksesan. Terimakasih tipsnya, Mas Arief.

    BalasHapus
  6. Rekan Umar, bisnis reseller sangat bisa memberikan kita income. Tapi tidak bisa memberikan pasif income karena kalau kita tidak berpromosi ya kita tidak dapat uang karena tidak ada yang beli produk kita. Jika anda berbisnis reseller maka seumur hidup anda akan dihabiskan untuk berpromosi. Sukses untuk anda!

    BalasHapus
  7. Saya kurang sependapat dengan Rezki Handoyo...

    Kebetulan saya pernah berguru dengan Anne Ahira, affliate marketer kelas dunia.

    Dia pernah mengajarkan ke kita...
    Ketika kita bisa membranding diri kita dengan baik dan mampu memasarkan banyak produk, maka yg Anda bisa lakukan :

    1. Anda bisa buat web / produk yg menawarkan jasa untuk menjualkan produk orang.

    2. Anda bisa buat web satu lagi untuk tempat Anda memasarkan produk orang.

    Kalau branding bagus biasanya di web pertama, ANda akan kebanjiran permintaan untuk menjualkan produk.

    Sementara di web kedua Anda akan kebanjiran pembeli.

    Karena sistemnya web, maka semuanya berjalan otomatis walau Anda sedang tidur sekalipun...

    Salam Sukses
    BLOG MOTIVASI ARIEF - Support Your Success

    BalasHapus
  8. Saya post ulang komen saya Mas Umar..Coba searching di google dengan kata kunci affiliate program, pilih salah satu hasil pencarian. Kalau Anda baca perlahan2. Diluar negri justru banyak orang yang mengandalkan pekerjaan menjadi Affiliate marketing. Satu orang bisa menjual 5 produk affilite secara fokus tentunya. Kalaupun saya belum kaya secara hitungan matematis karena blm banyak menjual, tapi secara ilmu saya sudah merasa terbantu, ini terbuki saya bisa meraup keuntungan dari bisnis offline berbekal materi Pak Joko.Lumayan lho keuntungannya....Salam SEMANGAT!

    BalasHapus
  9. @ Rezki Handoyo
    Rasanya terlalu dini jika kita just bahwa bisnis reseller tidak bisa memberi passive income. Hanya butuh sedikit belajar lagi untuk menguak misteri reseller program agar bisa menghasilkan passive income. Terimakasih kunjungannya, Mas.

    @ M. Arief Maulana W.
    Sepertinya rencana ini yang akan kita garap bersama ya, Mas. Sampai ketemu dan berkencan di dunia maya, Mas Arief. Ide anda betul-betul cemerlang. Terimakasih sudah berkunjung lagi.

    @ Gak apa-apa mas di pos ulang. Saya juga sudah membaca tanggapan anda di blog anda. Yang pasti jangan bosan-bosan main ke sini, ya. Terimakasih atas kunjungannya.

    BalasHapus
  10. Oya, buat rekan-rekan pengunjung yang yang memasang link di kolom komentar saya mohon maaf karena belum bisa setting agar link anda bisa aktif.

    Begitu pula dengan kolom blogroll belum bisa saya setting. Add Widget di blog ini macet setelah saya ganti template. Gak tahu kenapa, mungkin di antara pengunjung ada yang bisa kasih solusi.

    Terimakasih sebelumnya.

    BalasHapus
  11. betul kata mas arief tentang branding.. bagus baca artikelnya mas Romi (mas arief yang kasih tahu..)saya juga nulis walau sederhana tentang branding

    BalasHapus
  12. Plak!!! Tamparannya masih terasa sakit....

    http://ownleaders.blogspot.com

    BalasHapus
  13. kalo pendapat saya sih...lebih enak jadi owner drpd reseller, knp? karna klo reseller kita harus melakukan promosi untuk dapetin profit, nah klo owner..memang pertama kita melakukan promosi tapi selanjutnya reseller yg bekerja.

    salam kenal ya..:D

    BalasHapus
  14. Aduh pak Guru, saya sedang belajar di bisnis internet. Bisa kaya gak ya?

    BalasHapus
  15. Pak Guru sukanya ngasih PR...:-)

    BalasHapus
  16. Saya masih baru dalam bidang marketing ini, tetepi saya sudah bergabung di bisnis internet dan saat ini tahap sebagai reseller dahulu, saya memang banyak waktu, tetapi permasalahaannya adalah, saya tidak banyak mempunyai email addres untuk saya re-sellerkan, sehingga terbatas untuk pemasarannya, bagaimana caranya untuk bisa mendapatkan banyak email addres.
    Saat ini saya sedang belajar membuat web, baik dari buku MacGraw Hill, atau melalui www.Blogger.com, untuk pemasaran bisnis saya ini. Saya ibu rumah tangga yang ingin membantu suami saya dalam penghasilannya .
    Saya ingin melakukan bisnis tarding melalui web.
    Monon sarannya untuk kesuksesan saya ini.
    Terima kasih.

    BalasHapus
  17. Kalo saya sih untuk pemula emang cocok untuk bisnis reseller/afiliasi, karena tidak susah-susah/repot-repot bikin produk and ngelayanin customer kita tinggal promosi aja web afiliasi kita. Tapi setelah mahir jgn jadi reseller terus dong harus bikin produk sendiri, SAYA SENDIRI SIH MASIH JALANIN AFILIASI- TERBUKTI PASIVE INCOME DI http://smart-invest.blogspot.com

    BalasHapus
  18. saya baru gabung dibisnis ini. terus terang, masih bingung nih....tp, untuk tahap awal, saya jadi reseller dulu deh, sambil belajar lebih lanjut untuk buat produk sendiri......salam,

    BalasHapus
  19. Info menarik dan boleh sekali dicoba, Makasih buat infonya dan sukses selalu.

    BalasHapus